DORONG EKONOMI KREATIF DESA, MAHASISWA KKN UNEJ GAGAS PRODUK INOVATIF NEW BRANDING GULA MERAH BATU

15 Februari 2020 08:44:24 WIB

LUMAJANG - Indonesia merupakan negara agraris, sektor pertanian masih memegang peranan penting dari keseluruhan perekonomian nasional. Salah satu subsektor pertanian yang cukup penting keberadaannya dalam pembangunan nasional adalah perkebunan. Salah satu Komoditi perkebunan yang banyak dilestarikan masyarakat adalah kelapa. Pemanfaatan kelapa dapat digunakan sebagai bahan baku kosmetik, bahan pembuatan shampoo, margarin, karbon aktif, bahan baku obat-obatan, dan lain sebagainya. Selain buah kelapa yang dapat diproses menjadi bermacam-macam produk bernilai ekonomi tinggi, bagian dari kelapa yang tak kalah penting adalah nira. Nira merupakan cairan dengan kadar gula tinggi yang diambil dari bunga kelapa (mayang). Produk yang dapat dikembangkan dari nira antara lain gula kelapa, gula semut, dan sebagainya.

Gula merupakan salah satu bahan makanan pokok penduduk Indonesia yaitu salah satu sumber kalori dan rasa manis. Agroindustri gula kelapa saat ini mempunyai prospek yang cukup bagus diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta masyarakat sekitar. Dengan memanfaatkan bahan baku nira yang berasal dari pohon kelapa untuk dijadikan gula merah, populasi tanaman kelapa harus banyak sehingga menjadikan usaha ini banyak dilakukan oleh pengrajin gula merah. Keterbatasan pengetahuan dan rendahnya tingkat pendidikan pengrajin gula menyebabkan sanitasi proses mulai dari penyadapan sampai pengemasan produk kurang diperhatikan. Demikian juga dalam menambahkan bahan pengawet seringkali berlebihan serta ada peluang ditambahkannya bahan campuran untuk meningkatkan jumlah rendemen.

Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Lumajang dimana sebagian besar wilayahnya merupakan daerah pertanian, dan tercatat sebagai sentra penghasil kelapa dan gula merah. Gula merah kelapa merupakan salah satu sumber penghasilan utama warga Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Gula merah batu merupakan inovasi produk gagasan mahasiswa KKN 35 UNEJ. Dibuat dari 100 % kelapa nira asli, gula merah batu ini dikemas dengan branding packaging yang kekinian, diharapkan mampu menambah minat masyarakat lokal untuk berwirausaha.

Permintaan gula merah semakin meningkat karena bertambahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengurangi konsumsi gula pasir dan menggantikannya dengan gula merah. Gula merah mempunyai kelebihan antara lain warna kecoklatan dan aroma yang khas serta mempunyai nilai indeks glikemik yang rendah dibandingkan gula pasir sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes atau masyarakat yang ingin menjaga kesehatan. Melalui produk gula merah batu ini, diharapkan mampu menggeser budaya masyarakat yang memproduksi gula merah rafinasi (refined sugar). Sehingga para pengrajin gula merah di Desa Kalibendo kembali memproduksi gula merah organik, yang dibuat dengan nira kelapa asli. Melihat fenomena ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Jember (KKN UNEJ) mengajak pengrajin gula merah lokal Desa Kalibendo untuk tetap kembali memproduksi gula merah organik, yang merupakan gula merah berbahan dasar nira asli, dengan takaran sesuai standar layak konsumsi

 

Komentar atas DORONG EKONOMI KREATIF DESA, MAHASISWA KKN UNEJ GAGAS PRODUK INOVATIF NEW BRANDING GULA MERAH BATU

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Kalibendo

tampilkan dalam peta lebih besar